Skip to main content

Posts

Kejutan Lima Belas Sen

“Kau ada dalam daftar segala sesuatu yang paling kucintai—tepat dibawah cokelat.” Saat itu Desember 1963. Aku dan Jack ingin saling memberi seuatu yang istimewa pada Natal pertama kami bersama, tapi kami tak punya uang ekstra untuk membeli hadiah. Kami telah berkencan, jatuh cinta dan menikah, semua dalam jangka waktu tiga bulan. Kami masih muda, kasmaran dan miskin—benar-benar miskin. Jack seorang serdadu di Korps Marinir. Dia ditugaskan di Stasiun Senjata Angkatan Laut, South California. Rumah paling bagus yang bisa kami bayar dengan gaji Jack yang sembilan puluh dolar sebulan adalah setengah duplex—bangunan apartemen dua unit—tua yang reyot. Tempat itu tepat berada di tengah padang tempat sapi merumput disisi belakang Goose Creek.   Tempat itu terpapar ke udara terbuka, atapnya bocor, dan tanpa air panas. Tapi kami bersama dan itulah yang terpenting bagi kami. Tapi sepengetahuanku, ketika hari-hari dibulan Desember terus bergulir, Jack bertekad mengejutkanku d...

COKELAT! ❤

"Kehidupan itu sangat singkat -- maka, makanlah cokelat." Para pecinta cokelat akan memakan cokelat, entah itu bagus untuk kita atau tidak. Namun,ketika satu penelitian tentang cokelat muncul dengan satu teori yang sepenuhnya berbeda tentang betapa bagusnya cokelat untuk kita., well, rasanya seperti Empat Juli, heboh sekalo. Lepaskan roketnya! Lebih banyak kesenangan, lebih sedikit rasa bersalah. Berikut beberapa penemuan menakjubkan itu. ·        Cokelat mengandung fenol tinggi, yang membantu melawan penyakit hati. ·        Ketika memakan cokelat, otak kita menghasilkan “serotonin” zat kimia “perasa senang”. ·    Tiga zat kimia yang secara spesifik di temukan dalam dark chocolate—epicatechin,gallic acid, dan flavonoid—diperkirakan melindungi hati kita dan menurunkan tekanan darah. Meskipun begitu, karena tingginya kadar gula dan lemak, agar bisa menyantap sedikit cokelat setiap hari, kurangi kalori...

Teaser Road To School 2014

Hy guys, would be nice if you watch this Teaser Road to School. It'll be gr8 event of this year. Present by Pharmacy Faculty of Sanata Dharma University. More information pls follow @roadtoschool. Thkuuu<3 <3 <3

BIRU

“Mungkin kamu bukan dia.. Namun kamu orang pertama yang perlahan-lahan membuat semua tampak nyata bersama bunga, cokelat,secarik kertas ucapan maaf dan panda kecilmu.”           Sampai saat ini aku masih berpikir, kenapa biru? Bukanka biru lambing kesedihan? Apa lagi mawar biru? Bukankah sebuah lambing pengkhianatan? Atau tidak tahukah kamu? Aku masih tertegun, siang itu ketika kamu mengajakku makan bersama dengan teman-teman yang lain dan tak kusangka kau punya nyali yang besar untuk memberiku setangkai bunga diantara kerumunan orang banyak. Lebih tepatnya bunga pertama yang ku terima dari seorag pria. Bahkan tak hanya itu, kamu memberiku teman kecilmu untuk menemani tidurku. Seketika degup jantungku berhenti, sejenak berpikir dan ingin bertanya.. ”Kamu yakin ini untuk aku?” . Kamu sangat tahu aku suka mawar, suka sekali. Bahkan disela percakapan kita kamu masih sangat ingat baju yang kupakai saat pertama kali kamu melihatku. Tapi ke...

Hari Minggu Pukul 4 Sore

"...Awalnya aku hanya iseng melihat foto masa kecilku dengan ayah. Kini, aku menulis berderai air mata membayangkan tubuhnya..." Hari minggu pukul 4 sore adalah detik-detik yang tidak pernah menyenangkan. Aku harus bersiap dan bergegas pulang kembali ke tempat dimana aku melanjutkan sekolah, iya Jogja. Jogja memang menungguku dengan sejuta pesona, tapi kehangatan Solo tak pernah ada tandingannya. Sering aku berharap hari Sabtu itu lebih panjang, sehingga aku punya banyak waktu untuk menikmati kota asalku dan isinya. Satu hal yang paling aku rindukan adalah bertemu dengan ayahku. Iya, ayah yang sekarang merangkap menjadi ibu juga dan bahkan kakakku. Nggak tau kenapa, malam ini aku ingin menulis tentang ayah. Ketika perjalanan dikereta menuju Jogja aku menyumbat kedua telingaku dengan headset berharap aku tidak menghiraukan semua hiruk pikuk keramaian dengan mendengarkan playlist-playlist favoriteku. Sesaat mataku berkaca ketika playlistku sampai pada sebuah rekama...