Skip to main content

My First day on December ♥


Hari itu, tanggal 1 Desember 2013 dimana dimulainya bulan baru. Mungkin bisa dibilang juga awal yang baru emm mungkin hehehe. Hari dimana mimpi perlahan-lahan nyata menjadi sebuah cerita. Seperti halnya dalam dongeng, seorang putri harus menunggu waktu yang lama untuk mendapat sebuah akhir yang bahagia. Anehnya meskipun aku melakukan hal yang sama tapi ada sesuatu yang berbeda.. Iya berbeda, dimana 'rasa'-nya masih sama seperti saat pertama kali. Seakan aku tidak pernah merasa tersakiti sekalipun sering, merasa dikhianati sekalipun pernah sih hehe. Entahlah, apa ini namanya. 

Aku? Iya aku! Setiap bertemu dia aku selalu menjadi orang yang bodoh. Melakukan hal yang konyol bisa dibilang salah tingkah, melihatnya saja aku tidak berani bahkan degup jantungku masih sama seperti saat pertama bertemu. Apakah aku mulai tidak waras? Atau aku hanya melebih-lebihkan? Entahlah, aku bahkan tidak tahu kapan hal seperti kemarin akan terulang lagi.

Bahkan untuk menulis seperti ini saja aku kehabisan kata. Payah..iya payah.. Semua organ tubuhku menjadi kaku dan tak berfungsi ketika aku memikirkannya. Thanks for every moments you've shared with me. Emm, I'm so glad to see you again my past, maybe my present for my christmas? Or my future? WHO KNOWS! :)

Comments

Popular posts from this blog

Saat Itu...

  "... Bila aku menyerah, bukan berarti lelah atau lemah, itu hanya berarti kamu kehilanganku."   Suatu saat aku akan membaca kembali tulisan ini, sambil merenungi apa yang terjadi denganku beberapa tahun kedepan. Hidupku, tempat tinggalku, teman hidupku, dimana aku bekerja, seberapa nyaman aku dengan kehidupanku, keluargaku, semuanya. Ini bukan perihal sekedar impian dan harapan tapi realita. Terkadang memang kenyataan adalah sesuatu yang tidak bisa kita terima begitu saja. Mengeluh, mengutuki, menghujat, kecewa, haru semua pasti ada. Apalagi bila segala yang kamu mulai rencanakan hari ini dan seterusnya tidak menjadi nyata di masa yang akan datang, lantas kita akan bertanya bagaimana ini semua terjadi, kenapa bisa begini akhirnya? Suatu saat nanti, kelak jika aku bukan orang yang membangunkanmu saat pagi datang, membelaimu mesra dan membuatkanmu secangkir kopi hangat. Jika tidak ada lagi seseorang yang kau buatkan cokelat hangat karena aku rentan dengan ...

Hari Minggu Pukul 4 Sore

"...Awalnya aku hanya iseng melihat foto masa kecilku dengan ayah. Kini, aku menulis berderai air mata membayangkan tubuhnya..." Hari minggu pukul 4 sore adalah detik-detik yang tidak pernah menyenangkan. Aku harus bersiap dan bergegas pulang kembali ke tempat dimana aku melanjutkan sekolah, iya Jogja. Jogja memang menungguku dengan sejuta pesona, tapi kehangatan Solo tak pernah ada tandingannya. Sering aku berharap hari Sabtu itu lebih panjang, sehingga aku punya banyak waktu untuk menikmati kota asalku dan isinya. Satu hal yang paling aku rindukan adalah bertemu dengan ayahku. Iya, ayah yang sekarang merangkap menjadi ibu juga dan bahkan kakakku. Nggak tau kenapa, malam ini aku ingin menulis tentang ayah. Ketika perjalanan dikereta menuju Jogja aku menyumbat kedua telingaku dengan headset berharap aku tidak menghiraukan semua hiruk pikuk keramaian dengan mendengarkan playlist-playlist favoriteku. Sesaat mataku berkaca ketika playlistku sampai pada sebuah rekama...

Thinking Of You

  Comparisons are easily done Once you’ve had a taste of perfection Like an apple hanging from a tree I picked the ripest one I still got the seed You said move on where do I go I guess second best Is all I will know Cause when I’m with him I am thinking of you Thinking of you What you would do if You were the one Who was spending the night Oh I wish that I was looking into your eyes